Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi/Istimewa

Politik

Soroti Bentrok TNI-Polri di Tarakan, Komisi I DPR Ingatkan Pentingnya Jam Komandan

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 10:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden penyerangan yang dilakukan oleh oknum TNI ke Markas Polres Tarakan pada Senin, 24 Februari 2025, disesalkan Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi.

Apalagi insiden itu mengakibatkan kerusakan di tujuh titik di Mako Polres Tarakan. Bahkan beberapa anggota Polres Tarakan mengalami luka-luka.

Okta menilai kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan dapat memperburuk citra institusi militer.


"Ini bukan pertama kalinya kita mendengar adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI. Sayangnya, kejadian serupa telah terjadi beberapa kali tahun ini,” kata Okta dalam keterangannya, Kamis, 27 Februari 2025.

Okta pun menyoroti profesionalisme prajurit TNI. Menurutnya, tindakan anarkis atas nama apapun tidak dapat dibenarkan. 

“Hal ini menunjukkan adanya masalah terkait dengan profesionalisme prajurit, yang seharusnya menjadi landasan utama bagi setiap anggota TNI dalam menjalankan tugasnya," tegas politikus PAN ini.

Untuk itu, Okta memberikan saran terkait langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Menurut dia, mengadakan jam komandan yang menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara pimpinan dan bawahan. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi pimpinan untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi oleh prajurit serta mengambil langkah-langkah yang tepat sebagai solusi.

"Jam komandan merupakan sarana yang sangat penting dalam pembinaan mental dan kejuangan prajurit. Melalui waktu ini, seorang pimpinan bisa memberikan arahan yang tegas sekaligus menjaga moral prajurit tetap tinggi. Serta memastikan bahwa setiap prajurit TNI selalu profesional juga mematuhi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI," tandasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, penyerangan di Mako Polres Tarakan dipicu oleh perkelahian antara oknum anggota Polri dan TNI di sebuah kafe di Tarakan sebelum kejadian. Perkelahian ini kemudian memanas dan berujung pada penyerangan oleh sejumlah oknum TNI yang membawa senjata tajam dan senjata api laras pendek, serta merusak fasilitas di markas polisi.

Insiden ini mengakibatkan tujuh titik kerusakan di Mako Polres Tarakan dan beberapa anggota kepolisian mengalami luka-luka.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya