Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Tamim Khallaf, menyebut ide tersebut sebagai solusi setengah-setengah yang justru akan memperpanjang konflik, bukan menyelesaikannya.
“Setiap usulan yang mengabaikan posisi Mesir dan Arab yang konstan, serta landasan yang kuat untuk menangani inti konflik, yakni penarikan Israel dari wilayah Palestina yang diduduki dan pembentukan negara Palestina yang merdeka, tidak dapat diterima,” tegas Khallaf dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dimuat Middle East Monitor pada Kamis, 27 Februari 2025.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Senin, 02 Februari 2026 | 10:15
Senin, 02 Februari 2026 | 09:49
Senin, 02 Februari 2026 | 09:47
Senin, 02 Februari 2026 | 09:37
Senin, 02 Februari 2026 | 09:27
Senin, 02 Februari 2026 | 09:25
Senin, 02 Februari 2026 | 09:14
Senin, 02 Februari 2026 | 09:13
Senin, 02 Februari 2026 | 09:07
Senin, 02 Februari 2026 | 08:49