Berita

Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez/Dok Motorsport

Olahraga

Keputusan Ducati Rekrut Marquez dan Lepas Martin Sudah Tepat

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perekrutan Marc Marquez oleh tim Ducati Lenovo tak bebas dari kritikan. Sebab, tim pabrikan Italia justru melepas sang juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin, dan menggantikannya oleh Marquez.

Namun, legenda balap asal Italia, Loris Capirossi punya pandangan berbeda. Ia menilai keputusan Ducati memilih Marquez ketimbang Martin sudah sangat tepat. Menurut Capirossi, The Baby Alien punya pengalaman besar sebagai juara dunia yang bisa menjadi aset tim yang luar biasa.

"Menurut pendapatku, mereka (Ducati) sudah membuat keputusan yang benar. Mereka tidak akan membiarkan pembalap seperti Marquez meninggalkan tim. Itu keputusan yang berani, tapi kualitas Marquez tak terbantahkan dan mustahil dibiarkan," kata Capirossi, dikutip Motosan.es, Kamis 27 Februari 2025.

Capirossi pun mengaku penasaran melihat performa Marquez bersama tim barunya. Apalagi, pembalap asal Spanyol itu akan menjadi partner Francesco Bagnaia yang notabene adalah murid legenda MotoGP, Valentino Rossi.

"Sebelum dimulainya musim, semuanya berjalan sangat baik di antara mereka berdua. Fakta bahwa, bersama mereka, perkembangan bisa berjalan ke satu arah, karena memberikan umpan balik yang sama, tentu saja positif," papar Capirossi.

"Namun sepanjang tahun keseimbangan di antara keduanya akan menjadi sesuatu yang lain. Saya telah membalap selama bertahun-tahun di kejuaraan dunia dan saya tahu betul bahwa saingan pertamamu adalah rekanmu sendiri," pungkasnya.

Capirossi yakin persaingan MotoGP musim ini masih sama seperti tahun lalu. Dengan kata lain, MotoGP 2025 masih akan didominasi pabrikan Eropa seperti Ducati dan Aprilia.

Populer

Permainan Jokowi Terbaca Prabowo dan Megawati

Selasa, 25 Februari 2025 | 18:01

Mengapa KPK Keukeuh Tidak Mau Usut Dugaan Korupsi Keluarga Jokowi?

Selasa, 25 Februari 2025 | 08:02

KPK Didesak Periksa Ganjar Pranowo dan Agun Gunandjar di Kasus e-KTP

Rabu, 26 Februari 2025 | 17:59

PT Lumbung Kencana Sakti Diduga Tunggangi Demo Warga Kapuk Muara

Selasa, 18 Februari 2025 | 03:39

Pengiriman 13 Tabung Raksasa dari Semarang ke Banjarnegara Bikin Heboh Pengendara

Senin, 17 Februari 2025 | 06:32

Dugaan Tunggangi Aksi Warga Kapuk Muara, Mabes Polri Diminta Periksa PT Lumbung Kencana Sakti

Selasa, 18 Februari 2025 | 17:59

KKMP: Copot Raffi Ahmad dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Selasa, 25 Februari 2025 | 11:11

UPDATE

Rakor Pembina Samsat Tingkat Nasional 2025 Dorong Transformasi dan Sinergi Pelayanan Publik

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:36

Petinggi PT Erajaya Swasembada Diperiksa KPK dalam Kasus Gratifikasi Pajak

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:31

Komisi IV DPR Minta Kades Kohod Dijadikan Justice Collaborator

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:30

Airlangga: Kegiatan Usaha Bulion Perkuat Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:20

Bang Doel Ikut Retret: Ini Pengalaman Luar Biasa

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:11

Prabowo Urung Hadir, Puluhan Ribu Buruh KSPSI Tetap Padati Indonesia Arena

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:04

Pilkada Banyak PSU, KPU Kena Semprot Legislator PDIP

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:50

Legislator PDIP Minta KKP Jangan Sebut Inisial Pelaku Pemagar Laut

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:48

Investasikan Rp2,9 Triliun, Pabrik Baru Daihatsu di Karawang Resmi Beroperasi

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:38

Pemerintahan Prabowo Dipuji KSPSI, Rezim Jokowi Disindir Doyan Impor

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:30

Selengkapnya