Berita

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyhadi/RMOL

Presisi

Pelaku Penggelapan 15 Ton Beras Premium Dibekuk Polisi

Terancam 4 Tahun Penjara
KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 01:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat membekuk AD (34), tersangka kasus dugaan penggelapan 15 ton beras premium.

Beras yang seharusnya dikirim dari Palembang, Sumatera Selatan, ke Tangerang, Banten, justru dialihkan ke Jakarta Barat dan dijual di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyhadi mengatakan, pelaku memanipulasi tujuan pengiriman beras yang awalnya Tangerang menjadi Grogol Petamburan, Jakarta Barat.


"Tersangka kemudian menjualnya ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur," kata Twedi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu 26 Februari 2025.

Kasus ini bermula pada Jumat 24 Januari 2025, saat Bambang Irawan menghubungi Sriwati, penyedia jasa ekspedisi, untuk mencarikan truk yang bisa mengangkut 15 ton beras ke Tangerang. 

Sriwati kemudian membagikan permintaan tersebut ke jaringan ekspedisi, dan tersangka AD menyanggupi permintaan tersebut.

Pelaku kemudian menghubungi Rizky selaku sopir agar nantinya mengantarkan beras dari Palembang ke Tangerang.

Namun dalam perjalanan pengiriman dari Palembang ke Tangerang, pada Sabtu 25 Januari 2025, Rizky dihubungi pelaku. Pesannya agar truk diarahkan ke Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat .

"Setelah diturunkan pada sore hari, pada malam harinya pelaku ini menyewa kendaraan lain untuk mengangkut beras-beras tersebut ke Pasar Induk Beras Cipinang," kata Twedi.

Mengetahui barang kirimannya yang tidak sampai tujuan, korban yang merasa curiga lalu melapor ke Polres Metro Jakarta Barat.

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP denan ancaman pidana penjara empat tahun.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya