Berita

Anggota DPR RI asal Sumatera Utara, Musa Rajekshah alias Ijeck/Ist

Politik

Musa Rajekshah: Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Harus Jangkau Pelosok

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 22:48 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sosialisasi empat pilar kebangsaan menjadi hal yang fundamental mencegah perpecahan bangsa. Karena itu, sosialisasinya harus dilakukan hingga ke pelosok nusantara.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Musa Rajekshah saat kunjungan sosialisasi empat pilar ke Desa Karang Tengah, Dusun 1, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

“Kegiatan ini adalah bukti, bahwa sosialisasi empat pilar kebangsaan harus dilakukan hingga ke pelosok,” katanya, Rabu, 26 Februari 2025.


Sosok yang kini menjabat Ketua DPD Golkar Sumut ini mengatakan, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika adalah salah satu fungsi mereka sebagai wakil rakyat.

“Empat pilar ini sangat penting dilakukan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara," kata Ijeck dihadapan warga.

Ratusan warga menghadiri sosialisasi empat pilar yang dibawakan oleh sosok yang akrab disapa Ijeck tersebut. Ijeck berpesan agar nilai dari empat pilar tersebut diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap warga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mengenai kebangsaan ini tidak hanya diterima oleh mahasiswa, pegawai negeri sipil, TNI/Polri, seluruh masyarakat Indonesia wajib menerapkan hal ini," jelasnya.

Seusai kegiatan, Ijeck juga mewakafkan sebidang tanah untuk kuburan di dusun 1, Desa Karang Tengah tersebut untuk masyarakat.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya