Berita

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

KPK Panggil Advokat PDIP Yanuar Prawira Wasesa

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang advokat dari PDIP dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, hari ini, Rabu, 26 Februari 2025, tim penyidik memanggil satu orang saksi dalam perkara yang menjerat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, dan buronan Harun Masiku.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, atas nama YPW (Yanuar Prawira Wasesa) pengacara," kata Tessa kepada wartawan, Rabu siang, 26 Februari 2025.


Ini merupakan panggilan kedua yang diterima Yanuar Prawira Wasesa dari KPK. Ia sebelumnya pernah dipanggil dalam kasus yang sama pada 15 Januari 2025.

Saat itu, selain Yanuar, KPK juga memanggil bekas Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, dan advokat Simon Petrus.

Soal Hasto, KPK pun telah resmi menahan Sekjen PDIP itu sejak Kamis, 20 Februari 2025. Hasto menjadi tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan perkara suap terkait penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024. 

Hasto telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 23 Desember 2024.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya