Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Lawan Arogansi Asing, Pengemudi Online Siap Gelar Aksi Offbid Massal

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 12:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Para pengemudi ojek online, taxi online dan kurir online akan melakukan aksi demonstrasi dan mematikan aplikasi (offbid) massal seluruh Indonesia pada Kamis, 27 Februari 2025.

Hal itu tertuang dalam surat berisi maklumat perlawanan pengemudi ojek online, taxi online dan kurir online yang bertanda tangan Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, diterima redaksi pada Rabu, 26 Februari 2025.

“Atas tidak berdayanya pemerintah sebagai eksekutif negara, aparatur dan juga wakil rakyat di DPR dan MPR RI untuk bertindak tegas terhadap perusahaan-perusahaan aplikator asing yang melanggar Peraturan Menteri Perhubungan - Permenhub PM No.122 tahun 2019 mengenai pengaturan tarif transportasi online dan Keputusan Menteri Perhubungan - Kepmenhub KP No.1001 2022 sebagai pengganti Kepmenhub KP No 667 tahun 2022 mengenai potongan biaya aplikasi,” tulis maklumat tersebut.


Atas pertimbangan tersebut, Garda Indonesia menyerukan kepada seluruh pengemudi online single fighter gabungan R2, R4 dan seterusnya, serikat, aliansi, federasi, konfederasi, organisasi, komunitas dan simpatisan pengemudi online di seluruh Indonesia untuk bergerak melakukan perlawanan terhadap arogansi perusahaan-perusahaan aplikator asing beserta antek-anteknya.     

“Menyerukan kepada seluruh serikat, aliansi, federasi, konfederasi, organisasi dan komunitas untuk bergabung secara massal membuat dan mengirim Surat Pemberitahuan Aksi ke masing-masing Polda di seluruh Indonesia pada Kamis, 27 Februari 2025 dalam rangka Aksi Perlawanan Melawan Arogansi Korporasi Asing, Aksi Demonstrasi Besar Indonesia dan Aksi Offbid Besar Seluruh Indonesia,” tegas maklumat tersebut.

“Pengemudi online menolak diam ats arogansi aplikator asing, diam tertindas atau berjuang melawan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu wa ta’ala menyertai perjuangan perlawanan seluruh pengemudi online Indonesia,” tutupnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya