Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Agus Harimurti Yudhoyono:

Prabowo dan Megawati Kompak Tolak Begal Partai

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 23:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku telah memaafkan mantan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang coba membegal partainya.

Hal ini disinggung politikus yang akrab disapa AHY itu saat berpidato dalam penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa 25 Februari 2025.

AHY mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra juga pernah menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap upaya pembegalan partai politik. 


AHY mengingat momen itu terjadi di rumah pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Gus, saya juga tidak suka ada upaya pembegalan partai seperti itu," kata AHY menirukan Prabowo.

AHY mengungkapkan, bagi Demokrat, pernyataan itu memiliki makna mendalam karena berasal dari sosok pemimpin yang memahami sulitnya membangun partai dan menjaga soliditas kader.

AHY juga menyinggung bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memiliki pandangan serupa. Menurutnya, Megawati juga tidak mendukung praktik politik yang inkonstitusional dan tidak bermoral, mengingat dirinya pernah mengalami hal serupa di masa lalu.

Lebih lanjut, AHY menegaskan bahwa politik tidak hanya sebatas permainan angka. Meskipun politik sering dikaitkan dengan kalkulasi dan probabilitas kemenangan, ia menekankan bahwa politik sejati adalah soal integritas, idealisme, dan perjuangan.

"Politik adalah tentang nurani dan karena itu Partai Demokrat telah memilih jalan perjuangannya, kita ada di sini bukan untuk kepentingan sesaat tetapi Kita ada hari ini untuk kepentingan rakyat," pungkas AHY.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya