Berita

Jurubicara PDIP Ahmad Basarah (tengah) dalam jumpa media di Gedung DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Februari 2025/RMOL

Politik

Megawati Minta Kepala Daerah dari PDIP Ikuti Retret Jilid 2

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 21:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar seluruh kepala daerah yang tidak hadir dalam program pembekalan dan orientasi atau retret di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah untuk ikut jilid kedua.

Hal itu disampaikan Megawati lewat Jurubicara PDIP Ahmad Basarah menyusul adanya pernyataan dari Wamendagri Bima Arya tentang kepala daerah yang berhalangan hadir bisa diwakilkan, dalam jumpa media di Gedung DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Februari 2025.

"Bagi kepala daerah PDIP yang belum mengikuti kegiatan retret diinstruksikan untuk kembali ke daerahnya masing-masing guna menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawab sebagai kepala daerah," ucap Ahmad Basarah.


Ia menambahkan kepala daerah dari banteng yang belum ikut retret untuk mengikuti program tersebut di angkatan kedua nantinya.

"Surat edaran menteri dalam negeri yang salah satu poinnya menyatakan bahwa retret akan dilaksanakan sebanyak dua angkatan, maka bagi kepala daerah PDIP yang belum mengikuti retret dapat mengikuti kegiatan retreat angkatan ke-2," ucapnya.

Megawati juga meminta kepala daerah untuk mengirim perwakilan daerahnya jika tidak dapat mengikuti retret tersebut.

"Apabila kepala daerah PDIP berhalangan guna mengikuti kegiatan retreat sebagaimana poin-1 dan poin-2 di atas, dapat diwakili dengan mengirimkan sekretaris daerah," tegasnya.

Untuk kepala daerah yang ikut retret, Megawati meminta agar mengikuti program pembekalan dan orientasi tersebut hingga selesai.

"Bagi Wakil Kepala Daerah yang Kepala Daerahnya telah mengikuti retret angkatan-I untuk hadir dan mengikuti undangan penutupan retret angkatan-I," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya