Berita

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil saat menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI) di ruang kerja Ketua DPRD Kota Bogor, Jawa Barat/Ist

Nusantara

Ketua DPRD Bahas Kesejahteraan dan Fasilitas Pengemudi Ambulans Bersama PPAI

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kota Bogor perlu menambah unit ambulans incubator yang jumlahnya masih sangat terbatas. Fasilitas ini sangat penting bagi bayi yang lahir prematur atau membutuhkan perawatan khusus saat proses evakuasi ke fasilitas kesehatan.

Aspirasi itu diterima Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil saat menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI) di ruang kerja Ketua DPRD Kota Bogor, Jawa Barat.

Kepada Adit, DPW PPAI juga menyampaikan perlunya dukungan operasional bagi relawan pengemudi ambulans yang selama ini berperan besar dalam membantu masyarakat mendapatkan layanan darurat. Mereka berharap adanya fasilitas dan insentif yang dapat meringankan beban relawan dalam menjalankan tugas mereka.


Adit yang merupakan politisi PKS ini menanggapi dengan penuh perhatian dan menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan adanya penambahan unit ambulans incubator di Kota Bogor.

"Saya menyambut baik dan akan mengusahakan bahwa pihaknya akan mengkaji kemungkinan dukungan dari pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan operasional bagi para relawan pengemudi ambulans," ujar Adit dalam keterangan tertulis, Selasa 25 Februari 2025.

Kata Adit, pihaknya juga sedang mengkaji untuk dibuat satu sekretariat gabungan DPW PPAI, sebagai ruang koordinasi relawan pengemudi ambulans di Kota Bogor.

"Saya merespons positif gagasan ini dan DPRD akan mengkaji kemungkinan dukungan fasilitas bagi para pengemudi ambulans," tuturnya.

Isu lain yang turut dibahas adalah bantuan hibah bagi organisasi yang menaungi para pengemudi ambulans.

DPW PPAI menekankan bahwa bantuan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas operasional, seperti pemeliharaan kendaraan dan penyediaan alat pelindung diri bagi pengemudi.

"Saya berharap semua pihak yang merupakan stakeholder dapat berpartisipasi dalam mendukung peningkatan layanan ambulans ini," demikian Adit.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya