Berita

Pusat latihan Manchester United di Carington/Man United

Sepak Bola

Tak Ada Lagi Makan Siang Gratis bagi Staf Man United

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 13:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masa-masa indah para karyawan Manchester United telah berakhir. Upaya pengetatan keuangan yang dilakukan manajemen Man United berdampak terhadap fasilitas yang biasa diterima karyawan.

Salah satunya adalah karyawan tak lagi mendapatkan hak makan siang gratis.

Dikutip dari The Guardian, Selasa 25 Februari 2025, kantin staf yang berada di Stadion Old Trafford akan ditutup pada akhir pekan ini. Akses karyawan yang masih tersedia melalui kartu tanda masuk kini hanya meliputi makanan hangat dan teh serta kopi gratis. Untuk minuman ringan kini dikenakan biaya.


Para karyawan di Old Trafford kini tak lagi mendapat makan siang gratis. Sebagai gantinya mereka akan disediakan buah-buahan. Khusus para pekerja lepas di hari pertandingan, tetap menerima makan siang.

Kebijakan ini juga berlaku di markas latihan MU di Carrington. Hanya pemain yang akan menerima makan siang gratis. Bagi para staf akan disediakan roti dan sup, termasuk jajaran pelatih. 

Kebijakan ini disebut bisa menghemat hingga 1 juta Pound atau sekitar Rp20,5 miliar.

Pengetatan keuangan dilakukan manajemen Manchester United usai mengalami kerugian dalam kurun 5 tahun terakhir. Jumlah kerugian musim lalu saja mencapai 113,2 juta Pound. 

Untuk itu akan ada pemangkasan jumlah karyawan yang dilakukan manajemen MU pada tahun ini. Pemangkasan dikabarkan akan dialami 150-200 orang karyawan. 

Tahun lalu, MU juga telah memangkas 250 karyawan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya