Berita

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi dalam Kongres Partai Demokrat VI 2025/Istimewa

Politik

Bersyukur AHY dan SBY Terpilih Aklamasi, Emil Dardak: Soliditas Kader Demokrat Modal Kemenangan 2029

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 12:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Dardak, menyampaikan rasa syukur atas kembali terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Partai Demokrat secara aklamasi.

“Alhamdulillah, berjalan lancar, Mas AHY terpilih sebagai Ketua Umum dan Pak SBY kembali memimpin sebagai Ketua MTP,” ujar Emil, diwartakan RMOLJatim, Selasa, 25 Februari 2025.

Emil Dardak sendiri dipilih sebagai salah satu pimpinan sidang pada Kongres VI Partai Demokrat, mewakili unsur Ketua DPD. Dia mengungkapkan kebanggaannya atas soliditas yang luar biasa yang ditunjukkan oleh kader Partai Demokrat dari Sabang hingga Merauke.


“Soliditas kader Partai Demokrat luar biasa, 100 persen mendukung, ini menjadi modal penting untuk partai Demokrat mencapai hasil yang lebih baik lagi pada Pemilu 2029,” tutur Emil.

Wakil Gubernur Jawa Timur itu menambahkan, proses pemilihan yang berlangsung dalam sidang tersebut berjalan dengan transparan dan melibatkan unsur DPD secara langsung. 

“Kami mewakili unsur DPD dalam sidang, dan kami tahu betul prosesnya. Semua berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” tegasnya.

“Mas AHY sebagai pemimpin berintegritas, memiliki hati yang baik, humanis, dan memiliki sosok yang dibarengi dengan kompetensi yang baik. Semua ini menjadi modal penting. Pemimpin itu tangannya cerdas bersikap dan kepalanya cerdas berpikir,” sambungnya.

Kongres VI Partai Demokrat memutuskan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2025-2030.

Kongres yang digelar di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin 24 Februari 2025, dihadiri jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) hingga majelis tinggi partai.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya