Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Danantara di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 24 Februari 2025 (Tangkapan layar/RMOL)

Bisnis

Media dan Masyarakat Diminta Awasi Ketat Danantara

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 19:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Transparansi dan keterbukaan harus menjadi pondasi utama dalam pengelolaan super holding BUMN, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mengatakan transparansi tersebut harus melibatkan rakyat, media, dan masyarakat sipil untuk mengawasi Danantara.

“Biarkan rakyat, media, dan civil society ikut mengawasi. Para tikus suka kegelapan maka ciptakan terang,” kata Wijayanto kepada RMOL pada Senin, 24 Februari 2025.


Ia menambahkan bahwa BUMN merupakan "telur-telur emas" yang menjadi sandaran masa depan 287 juta rakyat Indonesia. 

Menurut Wijayanto, pemerintah, melalui pembentukan Danantara, telah menyatukan BUMN dalam satu keranjang besar yang harus dijaga bersama. 

"Jika keranjang ini jebol dan tumpah, maka jebol dan tumpah pula nasib rakyat Indonesia," pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran mengatakan bahwa Danantara diharapkan menjadi sovereign wealth fund yang mampu mengelola aset lebih dari 900 miliar Dolar AS, dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar Dolar AS. 

Prabowo menegaskan bahwa badan ini akan memainkan peran strategis dalam mengoptimalkan investasi BUMN serta memperkuat ekonomi nasional.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya