Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

ADHI Laporkan Telah Gunakan Semua Dana Obligasi 2024

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 untuk periode 31 Desember 2024.

Manajemen ADHI mengatakan penggunaan dana tersebut  dipakai untuk pelunasan obligasi.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dikutip Senin 23 Februari 2025, disampaikan, bahwa Perseroan memperoleh dana hasil penawaran umum Obligasi pada 9 Juli 2024 sebesar Rp102,72 miliar. 


Manajemen ADHI menegaskan, setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp2,01 miliar, Perseroan menerima hasil bersih Obligasi Rp100,70 miliar.

“Dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk pelunasan sebagian pokok Obligasi Berkelanjutan III ADHI Tahap II Tahun 2021,” tulis manajemen ADHI. 

Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Karya Tahap I Tahun 2024 ini mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 10 Juli 2024 dengan nilai nominal sebesar Rp102.715.000.000,00 dengan tingkat bunga 10,65 persen per tahun, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi. 

Selain fokus pada bisnis konstruksi dan rekayasa, ADHI juga mengembangkan lini bisnis lain, termasuk properti dan perhotelan, manufaktur, serta investasi dan konsesi.

ADHI memiliki beberapa proyek aktif, termasuk proyek infrastruktur dan gedung di IKN. Beberapa proyek IKN yang telah mencapai progress lebih dari 80 persen adalah Pembangunan Pelindung Tumbukan Kapal (Fender) dan Bangunan Pelengkap Jembatan Pulau Balang.

Pantauan RMOL. Saham ADHI pada Jumat 21 Februari 2025 ditutup pada harga Rp198 per lembar, turun tipis sebesar 0,50 persen atau Rp1 dibandingkan hari sebelumnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya