Berita

Yasonna Laoly/Ist

Politik

Kasus Harun Masiku, Mahasiswa Desak KPK Berani Proses Yasonna Laoly

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 22:32 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap Harun Masiku menjadi babak baru dalam skandal politik yang telah lama menjadi teka-teki. Namun, langkah KPK ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik: Kapan Yasonna Laoly menyusul?

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) Lingga Pangayumi Nasution menegaskan bahwa KPK harus bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. 

"Kami mengapresiasi langkah KPK dalam menahan Hasto, tetapi kami juga mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti pemeriksaan terhadap Yasonna Laoly," ujar Lingga.


Sebagai mantan Menteri Hukum dan HAM serta Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan, Yasonna memiliki keterkaitan langsung dalam kasus ini. Ia telah diperiksa KPK selama tujuh jam, termasuk terkait pengajuan fatwa ke Mahkamah Agung dan perlintasan Harun Masiku yang masih menjadi buron hingga kini.

Fakta bahwa Yasonna pernah mencopot Dirjen Imigrasi Ronny Franky Sompie setelah terjadi kekeliruan dalam pelaporan perlintasan Harun Masiku semakin memperkuat dugaan adanya intervensi dalam kasus ini. Sebelumnya, Yasonna menyatakan bahwa Harun Masiku masih berada di luar negeri, padahal fakta menunjukkan bahwa ia telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020.

Ketua Umum PB IMSU menekankan bahwa mahasiswa dan masyarakat harus terus mengawal kasus ini agar tidak berhenti hanya pada Hasto. 

"Kami tidak ingin kasus ini hanya menjadi tontonan politik. Jika memang ada bukti yang cukup, KPK harus berani menindak Yasonna seperti yang telah mereka lakukan terhadap Hasto," tegasnya.

Penegakan hukum yang adil dan transparan akan menentukan kredibilitas KPK ke depan. Jika kasus ini dibiarkan menggantung, maka publik akan semakin kehilangan kepercayaan terhadap lembaga anti-korupsi ini. PB IMSU berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dan memastikan keadilan ditegakkan tanpa intervensi politik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya