Berita

Peti mati pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dan Hashem Safieddine di Beirut/Net

Dunia

Hizbullah Siapkan Pemakanan Bersejarah untuk Hassan Nasrallah

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 15:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hizbullah Lebanon akan menggelar upacara pemakaman massal bagi pemimpinnya, Hassan Nasrallah.

Upacara itu dimulai hari Minggu, 23 Februari 2025, lima bulan setelah Nasrallah tewas dalam serangan udara Israel.

Pemakaman ini diharapkan menjadi momen unjuk kekuatan politik bagi kelompok yang semakin melemah pasca-perang tahun lalu.


Mengutip Reuters, upacara pemakaman akan diselenggarakan di Stadion Camille Chamoun Sports City di Beirut, di mana ribuan pendukung diharapkan hadir. Nasrallah kemudian akan dimakamkan di lokasi khusus di dekatnya.

“Pemakaman ini merupakan landasan peluncuran untuk fase berikutnya. Pemakaman besar yang dihadiri ratusan ribu orang merupakan cara untuk memberi tahu semua orang bahwa Hizbullah masih ada, bahwa mereka masih merupakan aktor utama Syiah di Lebanon,” ujar Mohanad Hage Ali dari Carnegie Middle East Center.

Acara ini juga akan menjadi penghormatan bagi Hashem Safieddine, yang sempat memimpin Hizbullah selama seminggu setelah kematian Nasrallah sebelum ia juga tewas dalam serangan Israel. Safieddine akan dimakamkan di selatan pada hari Senin, 24 Februari 2025.

Upacara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Iran, Irak, dan Yaman. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi akan hadir, bersama dengan delegasi Irak dan pemimpin Houthi Yaman.

Nasrallah tewas pada 27 September 2024 dalam serangan udara Israel saat ia bertemu dengan para komandan di sebuah bunker di pinggiran selatan Beirut.

Serangan tersebut merupakan pukulan telak dalam tahap awal ofensif Israel yang telah mengurangi pengaruh kelompok yang didukung Iran ini.

Melemahnya posisi Hizbullah terlihat dalam politik pascaperang Lebanon. Kelompok ini mengalami kesulitan dalam membentuk pemerintahan baru, dan bahasa yang melegitimasi persenjataannya tidak disebutkan dalam pernyataan kebijakan kabinet baru.

Para pendukung Nasrallah mengenangnya sebagai pemimpin yang berani menentang Israel dan Amerika Serikat, sementara para musuhnya melihatnya sebagai kepala organisasi teroris yang mewakili kepentingan Iran di Timur Tengah.

Setelah terbunuh, ia sempat dimakamkan sementara di samping putranya, Hadi, yang tewas dalam pertempuran pada tahun 1997.

Pemakaman resmi ini diselenggarakan setelah pasukan Israel mulai mundur dari Lebanon selatan sesuai dengan ketentuan gencatan senjata yang didukung AS.

Namun, Israel masih mempertahankan lima posisi strategis yang telah lama diperebutkan Hizbullah.

Konflik terbaru antara Hizbullah dan Israel meningkat setelah kelompok tersebut menembakkan roket untuk mendukung Hamas dalam perang Gaza yang dimulai pada 8 Oktober 2023.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya