Berita

Menlu Sugiono bersama Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof/Ist

Dunia

Menlu Sugiono Ajak Belanda Dukung Program Prioritas Indonesia

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 15:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Belanda pada 21 dan 22 Februari 2025. 

Dalam kunjungannya, Menlu Sugiono bertemu dengan Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof dan Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp. 

Ia menegaskan kembali posisi Belanda sebagai mitra strategis Indonesia di Eropa dalam pertemuan dengan PM Dick Schoof.


“Sebagai mitra kunci di Uni Eropa, Indonesia berharap dapat terus memperkuat kemitraan komprehensifnya dengan Belanda,” ujar Sugiono, seperti dimuat dalam link Kementerian Luar Negeri RI pada Minggu, 23 Februari 2025.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya kerja sama bilateral dalam berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono juga memaparkan sejumlah program prioritas Indonesia, antara lain ketahanan pangan, transisi energi, hilirisasi industri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Menlu RI mengundang Belanda untuk berpartisipasi dalam program-program strategis tersebut, dengan harapan dapat menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan.

Menanggapi ajakan tersebut, PM Dick Schoof dan Menlu Belanda, Caspar Veldkamp, menyampaikan komitmen Belanda untuk terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Indonesia. 

Mereka menegaskan dukungan terhadap berbagai program prioritas Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.

Selain itu, Menlu Sugiono dan PM Belanda juga membahas peluang kerja sama dalam meningkatkan produktivitas nelayan Indonesia.

"Belanda memiliki pengalaman dan teknologi dalam sektor perikanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produktivitas nelayan Indonesia,” ungkap Menlu Sugiono.

Dalam pembahasan mengenai Kemitraan Komprehensif RI-Belanda, kedua Menlu sepakat untuk mengevaluasi pelaksanaan Plan of Action Implementasi Kemitraan Komprehensif yang akan berakhir pada Desember 2025.

Mereka juga merumuskan langkah-langkah strategis guna memastikan kelanjutan dan peningkatan kerja sama bilateral di masa depan.

Selain membahas isu bilateral, kedua pertemuan juga mencakup isu-isu global dan regional, termasuk situasi di Ukraina, dinamika di Indo-Pasifik, serta kerja sama dalam kerangka BRICS. 

PM Belanda menekankan perlunya Indonesia dan Belanda berperan sebagai jembatan penghubung antara Eropa dan Asia Pasifik.

Menlu Sugiono menyambut baik pandangan tersebut dan mendorong Uni Eropa untuk meningkatkan kehadirannya di Indo-Pasifik, khususnya dalam aspek ekonomi. 

“Indonesia berharap Uni Eropa semakin aktif di Indo-Pasifik guna menciptakan keseimbangan dan kemakmuran di kawasan,” ujar Menlu Sugiono.

Menutup kunjungannya di Belanda, Menlu RI selanjutnya dijadwalkan bertolak ke Jenewa, Swiss, untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi Sidang ke-58 Dewan HAM serta Konferensi Perlucutan Senjata. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah diplomasi internasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya