Berita

Ilustrasi kripto/Net

Bisnis

CFX: Baru 31,8 Persen Masyarakat Paham Kripto

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 02:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aset kripto menjadi salah satu tantangan utama dalam pertumbuhan industri ini di Indonesia. 

Berdasarkan laporan cryptoliteracy.org pada 2024, hanya 31,8 persen masyarakat yang memahami prinsip dasar investasi aset kripto.

Direktur Utama PT Central Finansial X (CFX), Subani, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan industri ini harus diiringi dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar mereka dapat berinvestasi secara bijak dan bertanggung jawab.


“Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia sudah berada di jalan yang tepat dan CFX tidak berhenti untuk menggenjot program-program edukasi dan literasi seperti halnya yang sudah berlangsung pada Februari ini melalui Bulan Literasi Kripto,” ujar Subani, di Bogor, Sabtu 22 Februari 2025.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, terbaru, CFX telah mendukung dan berpartisipasi dalam Bulan Literasi Kripto pada Februari 2025. 

Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi seputar aset digital kepada investor pemula maupun masyarakat luas, sehingga mereka dapat memahami potensi dan risiko dalam berinvestasi di kripto.

“Untuk 2025, CFX berharap masyarakat Indonesia semakin melek terhadap investasi aset kripto mengingat tren positif yang sudah berlangsung di sepanjang tahun 2024,” kata Subani.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya