Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Tb Ace Hasan Syadzily/Istimewa

Politik

Bakar Semangat Kepala Daerah, Gubernur Lemhannas Ajak Manfaatkan Kebijakan Inovatif

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Tb Ace Hasan Syadzily, membakar semangat kepala daerah peserta retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Sabtu 22 Februari 2025. 

Ace mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu "Hymne Wawasan Nusantara", sebelum melanjutkan ceramahnya. 

Tak lupa, dia mengucapkan selamat atas pelantikan para kepala daerah seraya mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan kepercayaan rakyat.


Dia juga mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam mewujudkan ketahanan di daerah yang berkontribusi terhadap ketahanan nasional dan peran daerah dalam mendukung dan merealisasikan program pemerintah pusat.  

"Pentingnya pemahaman geopolitik global dan sinergi antardaerah untuk memperkuat ketahanan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045," kata Ace. 

Ace lalu menyoroti pengaruh dinamika geopolitik global yang kompleks, seperti rivalitas AS-Tiongkok, ketegangan Rusia-Ukraina, konflik Israel-Palestina, serta ketidakstabilan di Kawasan Indo Pasifik, perubahan iklim dan ancaman transnasional. 

Ace menekankan komitmen Indonesia untuk mencapai pendapatan perkapita 12.233 dolar AS dan masuk 5 besar ekonomi dunia pada 2045. 

“Bonus demografi harus dimanfaatkan melalui reformasi struktural, hilirisasi sumber daya alam, dan investasi teknologi," ujarnya sambil melanjutkan dengan mengutip pidato Presiden Soekarno “Berpikirlah besar karena kita adalah bangsa besar". 

Politikus Partai Golkar ini juga memaparkan Asta Cita sebagai strategi mewujudkan ketahanan nasional yang dinamis. 

"Kepala daerah harus mampu memanfaatkan peluang sekaligus mengantisipasi berbagai ancaman melalui kebijakan yang inovatif," ungkapnya.

Di akhir paparannya, Ace kembali mengajak seluruh kepala daerah untuk berdiri dan menyanyikan lagu "Indonesia Pusaka" dan "Tanah Airku" dengan penuh khidmat. 

"Kalau ikan menjadi busuk, busuknya mulai dari kepala," tuturnya sambil mengutip pidato Presiden Prabowo. 

Ace pun menutup ceramah dengan menyerukan solidaritas seluruh pemimpin daerah untuk bersinergi mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berintegritas. 

“Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, mari songsong Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan berdaulat,” pungkasnya. 

Dalam penyampaian materi selama dua hari ke depan, Lemhannas RI membagi para kepala daerah ke dalam empat kelas.  

Selanjutnya masing-masing kelas dibagi ke dalam kelompok kecil yang diakhiri dengan diskusi. Diharapkan para peserta dapat memberikan ide-ide konstruktif dalam menjaga dan membangun serta mewujudkan ketahanan daerah masing-masing.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya