Berita

Ilustrasi

Dunia

Uni Eropa Sasar Gas dari Negara Lain Selain Rusia

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 18:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Eropa (UE) akan mencari pasokan gas dari negara-negara lain termasuk Amerika Serikat untuk menggantikan pasokan Rusia.

Komisaris energi Uni Eropa mengatakan, mereka juga akan memperluas energi terbarukan lebih cepat untuk memangkas ketergantungannya secara keseluruhan pada bahan bakar tersebut. 

UE berjanji untuk menghentikan bahan bakar fosil Rusia pada 2027 sebagai tanggapan atas invasi Moskow ke Ukraina pada 2022 lalu. 


"Daripada menggunakan uang pembayar pajak, uang warga negara, untuk membayar gas yang hasilnya masuk ke kas negara (Presiden Rusia Vladimir) Putin, kita perlu memastikan bahwa kita memproduksi energi kita sendiri," kata komisaris energi Uni Eropa Dan Jorgensen.

Jorgensen mengatakan Brussels sedang mempersiapkan perubahan untuk mengizinkan aturan guna mempercepat pembangunan energi terbarukan. Untuk industri dan pemanas rumah yang gasnya tidak dapat segera digantikan oleh listrik, ia mengatakan UE akan meningkatkan upaya untuk mencari pasokan alternatif.

"Dan kemudian tugas saya adalah memastikan bahwa gas itu murah dan bukan buatan Rusia," katanya.

"Masih akan ada kebutuhan untuk gas, dan di sana kita harus mencari sumber lain selain Rusia, dan itu juga bisa berarti impor yang lebih besar dari AS," tambahnya.

Harga gas acuan Eropa naik ke level tertinggi dalam dua tahun minggu lalu.

Berdasarkan hukum UE, kontrak gas Eropa harus berakhir pada tahun 2049 agar selaras dengan target perubahan iklim blok tersebut untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya