Berita

Ilustrasi/ Net

Bisnis

Pasar Kripto Geger, Peretas Rampok Bybit hingga Rp24 Triliun

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar kripto baru-baru ini diguncang oleh peretasan besar-besaran yang menimpa bursa Bybit, di mana peretas berhasil mencuri sekitar 1,5 miliar Dolar AS (sekitar Rp24,4 triliun) dalam bentuk token Ethereum. Peristiwa ini tercatat sebagai pencurian terbesar dalam sejarah industri aset digital. 

Bybit adalah salah satu bursa kripto terbesar di dunia. 

Penyelidik kripto ZachXBT mengaitkan peretasan terhadap Bybit yang terjadi pada Jumat malam, 21 Februari 2025, dengan kelompok Lazarus Group, yang diduga bertanggung jawab atas beberapa serangan teratas pada platform aset digital.


Menurut sebuah posting oleh Arkham di X, ZachXBT menyerahkan "bukti definitif" yang menghubungkan eksploitasi terbaru ini dengan Lazarus Group.

"Pengajuannya mencakup analisis terperinci tentang transaksi uji dan dompet terhubung yang digunakan sebelum eksploitasi, serta beberapa grafik forensik dan analisis waktu," tulis Arkham di X, seperti dikutip dari FXStreet.

Sebagai tanggapan, CEO Bybit, Ben Zhou, mengklaim bahwa bursa tersebut telah mengumpulkan hampir 80 persen dari dana yang dicuri dan mendorong pengguna untuk tetap tenang. 

"Semua permintaan penarikan yang tertunda akan diproses sesegera mungkin dan tidak akan memakan waktu lebih dari 30 menit," tulis Bybit di X.

"Silakan hubungi kami jika Anda memerlukan bantuan, dan tim kami akan segera membantu Anda," lanjutnya.

Berdasarkan data CoinMarket pada jam 11.08 WIB, harga Bitcoin terpantau turun 1,97 persen dan berada di level 96.302 Dolar AS (Rp1,57 miliar).

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya