Berita

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin/Ist

Nusantara

Bantuan Tandon Air Bidik Rumah Tangga Sederhana

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 21:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program bantuan tandon air gratis khusus ditujukan bagi rumah tangga sederhana dan sangat sederhana yang belum memiliki tandon air untuk mendukung kebutuhan air bersih mereka.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, program bantuan tandon air ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pasokan air yang terkadang terbatas. 

"Bantuan tandon air ini akan sangat bermanfaat bagi pelanggan yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan suplai air bertekanan tinggi," kata Arief dalam keterangannya, Jumat 21 Februari 2025.


Arief  juga mengingatkan agar penerima bantuan tandon air dapat merawat dan menjaga tandon air dengan baik agar dapat digunakan dalam jangka panjang. 

"Ini akan membantu efisiensi penggunaan air dan memastikan pasokan air minum tetap lancar," kata Arief.

Program bantuan tandon air ini merupakan bagian dari upaya PAM Jaya untuk mencapai target cakupan layanan 100 persen air minum di seluruh wilayah Jakarta pada tahun 2030. 

Sejak diluncurkan pada November 2024, PAM Jaya telah mendistribusikan 202 unit tandon air ke pelanggan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Target program ini adalah mendistribusikan total 1.000 unit tandon air hingga program rampung.

Selain itu, PAM Jaya terus melakukan perbaikan infrastruktur dan memperluas jaringan perpipaan guna menjangkau lebih banyak warga Jakarta, terutama yang berada di daerah dengan tekanan air terbatas.

PAM Jaya juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air minum yang efisien, serta edukasi tentang cara menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya