Berita

Peluncuran Video Pariwisata Taiwan dan penunjukkan Mikha Tambayong sebagai Duta Pariwisata Taiwan di Midaz Senayan, Jakarta, Jumat 21 Februari 2025/RMOL

Bisnis

Taiwan Gencarkan Promosi Pariwisata di Indonesia

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 20:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Administrasi Pariwisata Taiwan terus memperkuat promosi wisata di Indonesia dengan meluncurkan video kampanye bertajuk Wave of Wonders untuk tahun 2025. 

Video ini diperkenalkan melalui Taiwan Economic and Trade Office (TETO) dengan menghadirkan Mikha Tambayong sebagai duta pariwisata Taiwan untuk Indonesia pertama yang ditunjuk untuk peran ini.

Dalam kesempatan ini, Taiwan menargetkan peningkatan jumlah wisatawan asal Indonesia hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan mencapai 250 ribu orang, naik dari 201.980 orang pada 2023.


Kepala TETO Bruce Hung menyatakan bahwa hubungan Taiwan dan Indonesia memasuki era baru di 2025, dengan berbagai kebijakan yang semakin ramah bagi wisatawan Indonesia. Taiwan menyediakan kemudahan visa, restoran bersertifikasi halal, serta fasilitas ibadah guna meningkatkan kenyamanan wisatawan Muslim.

"Dengan menyediakan berbagai fasilitas ini, kami mau agar teman-teman dari Indonesia dapat menjajal keindahan Taiwan dengan nyaman dan menyenangkan," kata Bruce Hung di acara 'Peluncuran Video Pariwisata Taiwan' di Midaz Senayan, Jakarta, Jumat 21 Februari 2025.

Direktur Dinas Pariwisata Taiwan di Jakarta, Zhou Shi Bi, menambahkan bahwa Taiwan adalah destinasi menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin menjelajah luar negeri.

"Mulai dari mendaki gunung, menikmati alam, hingga menjelajahi pulau dengan santai, setiap kunjungan ke Taiwan akan memberikan pengalaman berbeda. Saya menantikan kedatangan Anda di Taiwan," kata Zhou.

Selain Mikha Tambayong, Zhou mengatakan kampanye pariwisata Taiwan juga akan melibatkan empat key opinion leaders (KOL) lainnya yang akan membantu mempromosikan destinasi wisata Taiwan kepada masyarakat Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya