Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

PDIP Mulai Tunjukkan Perlawanan

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 15:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP telah berani menunjukkan perlawanan terhadap pemerintah dengan menarik seluruh kader banteng yang menjadi kepala daerah untuk menunda keberangkatan retret di Magelang, Jawa Tengah. 

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menyikapi surat instruksi yang dikeluarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

"PDIP mulai berani menunjukkan perlawanan pada pemerintah, dan bisa saja ke depan, instruksi serupa bisa diarahkan ke DPR, di mana kader PDIP juga dominan,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat, 21 Februari 2025.


Menurutnya, jika PDIP juga menarik diri dari parlemen seperti yang dilakukan untuk seluruh kepala daerah tersebut, maka hal ini akan berbahaya bagi pemerintahan Prabowo Subianto.

“Jika ini dilakukan, Prabowo terancam kehilangan kepercayaan dan legitimasi PDIP. Tentu, resiko terbesarnya bisa membuat Prabowo jatuh secara dini,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa instruksi yang dikeluarkan PDIP itu tidak boleh dianggap sepele oleh partai manapun.

"Instruksi Megawati pada seluruh kepala daerah kader PDIP untuk menunda keikutsertaan retret kepala daerah di Magelang cukup mengkhawatirkan,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya