Berita

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan/Ist

Politik

Manut Megawati, Bupati Jembrana dan Gubernur Bali Tunda Retret

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan tidak mengikuti pembekalan dan orientasi kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Bupati asal PDIP ini lebih memilih mematuhi instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk menunda kegiatan retret yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tidak berangkat, kami tunda karena ada surat dari Ibu Megawati itu,” kata Made ketika dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 21 Februari 2025.


Selain Made, Gubernur Bali, I Wayan Koster juga dikabarkan menarik diri dari kegiatan retret yang digelar mulai hari ini, 21 Februari hingga 28 Februari 2025.

Koster saat ini sudah berada di Yogyakarta. Namun belum ada penjelasan lebih lanjut apakah ia akan kembali ke Bali atau tetap menuju Magelang.

Sikap kepala daerah asal PDIP ini merupakan tindak lanjut dari surat instruksi Megawati bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP agar menunda kegiatan retret sampai ada instruksi lanjutan.

Instruksi itu diterbitkan menyikapi dinamika politik nasional, termasuk kasus hukum Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya