Berita

Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah dan Bertha Edhar/Istimewa

Nusantara

Baru Saja Dilantik, Walikota Pagar Alam Langsung Ditagih Janji Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 01:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai resmi dilantik di Jakarta, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah dan Wakil Walikota Bertha Edhar langsung mendapat sorotan masyarakat terkait janji politik mereka. 

Salah satu program unggulan yang paling dinantikan adalah pembagian seragam dan perlengkapan sekolah gratis setiap tahun ajaran baru bagi pelajar.

Seperti yang disampaikan oleh Widyasari (35), seorang ibu dua anak yang dalam waktu dekat akan memasukkan putra-putrinya ke jenjang SD dan SMP. 


Ia berharap program tersebut segera direalisasikan mengingat biaya masuk sekolah cukup tinggi, sementara kondisi ekonominya terbatas.

"Anak saya dua, yang besar lanjut ke SMP dan adiknya masuk SD. Pengalaman saya, biaya seragam dan perlengkapan sekolah bisa sampai jutaan rupiah. Program unggulan Pak Ludi dan Bu Bertha ini sangat kami harapkan, apalagi penghasilan suami saya hanya seorang tukang ojek. Kalau harus membayar biaya masuk sekolah dua anak sekaligus, tentu sangat berat. Jadi, janji politik ini jangan sampai gagal," ujarnya, dikutip RMOLSumsel, Kamis (20/2).

Senada dengan Widyasari, Herlanto yang mengaku sebagai salah satu pendukung Ludi dan Bertha, juga berharap program tersebut benar-benar terlaksana. Ia memiliki empat cucu yang akan masuk sekolah pada tahun ajaran baru mendatang.

"Saya ada empat cucu yang akan masuk sekolah Juni nanti, tiga orang masuk SD dan satu masuk SMP. Jadi, program pembagian seragam dan perlengkapan sekolah gratis ini sangat kami tunggu," kata Herlanto.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam, jumlah sekolah negeri dari tingkat SD hingga SMP mencapai ratusan, belum termasuk madrasah serta sekolah swasta yang setiap tahun menerima ribuan murid baru.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Ahmad Toha, mengatakan kegagalan merealisasikan janji politik dapat menjadi preseden buruk bagi Ludi dan Bertha.

"Salah satu faktor kemenangan mereka adalah ketertarikan masyarakat pada program-program serta janji politik mereka saat kampanye. Sekarang, sebagai kepala daerah terpilih, keduanya akan dinilai apakah dapat menepati janji tersebut atau tidak. Ini akan sangat berpengaruh pada investasi politik mereka di masa depan," paparnya.

Toha juga mencontohkan bagaimana Presiden Prabowo Subianto langsung merealisasikan program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG), tanpa menunggu desakan masyarakat.

"Hal yang sangat lumrah jika warga menagih janji politik kepala daerah yang menang Pilkada. Seperti Prabowo yang langsung merealisasikan program unggulannya sebelum diminta masyarakat. Hal ini menjadi tolok ukur apakah seorang pemimpin dapat dipercaya atau tidak," pungkasnya.

Kini, masyarakat Pagar Alam menunggu langkah konkret dari Ludi dan Bertha dalam merealisasikan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis yang telah dijanjikan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya