Berita

Direktur Center For Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi/Ist

Politik

Uchok: Erick Thohir Akali Prabowo soal Danantara

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 22:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Direktur Center For Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai Menteri BUMN Erick Thohir mengakali Presiden Prabowo terkait pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Demikian dikatakan Uchok melalui akun Tiktok pribadinya, dikutip Kamis 20 Februari 2025.

Dalam videonya, Uchok menyebut ada main mata antara Erick Thohir dengan Komisi VI DPR RI dalam penyusunan UU BUMN.


Dalam video berdurasi 3 menit tersebut, Uchok juga mempertanyakan konflik kepentingan Menteri BUMN dengan bisnis Mahaka Grup di beberapa BUMN seperti Telkomsel dan Himbara.

"Belakangan lagi ramai dibahas soal pembentukan Danantara dalam UU BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir “ngakalin” Presiden Prabowo," kata Uchok.

Danantara awalnya disiapkan untuk mengonsolidasikan BUMN-BUMN sehat dan kuat. Namun sayangnya rencana itu dibuat layu sebelum berkembang.

Majalah Tempo dalam laporan investigasinya menulis adanya “main mata” Menteri BUMN Erick Thohir dengan Komisi VI DPR.

"Coba saja cek UU BUMN yang baru. Isinya nggak sesuai rencana Presiden Prabowo, tapi justru memasukan Danantara dibawah kekuasaan Menteri BUMN. Aneh kan," kata Uchok.

Uchok berharap Presiden Prabowo segera mengganti Erick Thohir sebelum kerusakan BUMN semakin besar.

"Kalau pun bapak berat hati karena dia dilindungi ‘sang mantan’, kami memohon Bapak Prabowo yang harus mengambil alih langsung proses pemilihan, penilaian dan penunjukan direksi dan komisaris BUMN," pungkas Uchok.

Hingga berita ini ditulis, video Tiktok terkait Danantara yang diposting Uchok telah ditonton lebih dari 64.000.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya