Berita

Sekretaris Utama BP Haji Teguh Dwi Nugroho (kiri)/Repro

Politik

BP Haji Sebut Bayar DAM di Tanah Air Bisa untuk Program MBG

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 21:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembayaran dam atau denda yang harus dibayarkan jemaah karena melanggar ketentuan haji di Tanah Air dianggap bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, daging sapi dari dam dan kurban jemaah haji itu juga bisa dialokasikan untuk program makan bergizi gratis yang saat ini digaungkan pemerintahan Prabowo Subianto.

Sekretaris Utama BP Haji Teguh Dwi Nugroho menuturkan bahwa penyelembelihan hewan untuk dam jemaah haji yang dilakukan di dalam negeri perlu didorong lantaran selama ini pembayaran dam kerap dilakukan di Arab Saud.


Oleh sebab itu, ia menilai untuk penyembelihan hewan dam bisa meningkatkan ekonomi di dalam negeri.

Pihaknya menambahkan bahwa ekonomi di dalam negeri kurban jemaah haji yang dilakukan di Indonesia juga berdampak positif bagi ekonomi nasional. Terlebih, bisa memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan peternak sapi lokal.

“Itu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengkoordinasian pengadaan hewan, pemberdayaan peternak atau pengusaha hewan ternak,” kata Teguh Dwi Nugroho ketika rapat panja revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Haji dan Umrah bersama Komisi VIII DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Kamis, 20 Februari 2025.

Menurutnya, masyarakat luas bisa mendapatkan keberkahan dari hewan kurban tersebut, dan juga untuk pengadaan makanan bergizi gratis.

“Pemanfaatan dagingnya untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penyediaan makanan bergizi kepada masyarakat ekonomi lemah,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya