Berita

Pertamina Enduro salah satu produk oli keluaran Pertamina Lubricants/Ist

Bisnis

Ini Tips Mengenali Oli Asli dan Palsu Pertamina

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 16:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Maraknya peredaran oli palsu di pasaran menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Untuk menjawab kegelisahan pelanggan, PT Pertamina Lubricants (PTPL) memberikan beberapa tips dalam mengenali keaslian oli kendaraan.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Werry Prayogi mengatakan, setidaknya pelanggan bisa mengikuti beberapa panduan praktis untuk membedakan oli asli dan palsu.

Pertama, oli keluaran Pertamina selalu memiliki QR Code di stiker label anti-counterfeiting physical & digital. QR Code ini mengandung kode unik 9-10 karakter (angka dan huruf acak).


"Setiap botol memiliki QR Code berbeda, jika ada yang sama maka produk tersebut palsu," kata Werry dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 20 Februari 2025.

Saat dipindai, QR Code mengarah ke situs Lubes.id dan akan menampilkan informasi produk, nomor QR, kode batch, jumlah scan, dan lokasi scan.

Kedua, oli Pertamina selalu memiliki hologram halus dengan karakter titik (dot) yang terlihat saat kemiringan 45 derajat di bagian tutup botol.

Ketiga, pastikan keberadaan nomor batch di tutup dan leher botol. Di sini, ada 8 digit nomor batch dengan posisi lurus, tegak, dan sejajar. Keempat, oli Pertamina memiliki teknologi triple layer botol. Saat tutup dibuka, warna bagian dalam botol berbeda dengan bagian luar.

Werry mengatakan, maraknya kasus pemalsuan oli tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga merugikan negara dan industri.

"Kami mendukung penuh upaya penegak hukum dalam menangani kasus-kasus yang ada dan akan terus berkomitmen untuk menindak tegas pelaku pemalsuan," jelas Werry.

Di sisi lain, Pertamina Lubricants sebagai anak usaha PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina selalu memastikan jaminan mutu dan memberikan perlindungan bagi konsumen. Oli Pertamina telah mengantongi sertifikasi SNI, baik untuk segmen otomotif maupun industri.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengajak masyarakat untuk turut ambil andil dalam pelaporan produk oli palsu.

"Selain memberikan edukasi produk oli asli Pertamina, kami juga mengajak masyarakat turut berperan dalam membuat laporan jika menemukan produk oli palsu. Laporan dapat disampaikan ke contact center Pertamina 135," ungkap Fadjar.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya