Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakilnya, Emil Dardak di Istana Merdeka, 20 Februari 2025/RMOL

Politik

Dilantik Jadi Gubernur Jatim, Khofifah Pastikan Stabilitas Harga Jelang Ramadan

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Fokus utama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai resmi dilantik adalah memastikan harga bahan pokok tetap stabil di bulan Ramadan.

Hal itu ia ungkap kepada awak media usai menyelesaikan prosesi pelantikan 961 kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Merdeka, Kamis, 20 Februari 2025.

Khofifah akan mengadakan rapat koordinasi (rakor) resmi dan membahas berbagai persiapan yang diperlukan menjelang bulan Ramadan dan lebaran. Khususnya mencegah harga naik dan memfasilitasi mudik gratis.


"Jangan ada sembako yang naik gitu ya, stabilisasi harga harus dibangun. Kemudian biasa kami memberikan fasilitas untuk mudik gratis, baik lewat darat maupun laut. Karena cukup banyak kepulan-kepulan di Jawa Timur," ungkapnya.

Karena besok Khofifah harus mengikuti retret di Magelang, maka sepulang dari istana, ia segera menggelar rakor den teknis di lapangan akan dibantu oleh Wakilnya, Emil Dardak.

"Karena sore ini kami sudah harus bersiap ke Magelang. Jadi kami harus langsung koordinasi," kata dia.

Prabowo baru saja melantik 961 kepala daerah yang terdiri dari 33 Gubernur, 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati, 362 Wakil Bupati, 85 Walikota, 85 Wakil Walikota dari 481 daerah.

Khofifah mengikuti upacara pelantikan bersejarah karena melibatkan 961 kepala daerah terdiri dari 33 Gubernur, 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati, 362 Wakil Bupati, 85 Walikota, 85 Wakil Walikota dari 481 daerah.

Presiden RI Prabowo Subianto melantik langsung ratusan kepala daerah di Istana Merdeka, ia bahkan menyalami mereka satu persatu.

Sebelum pelantikan, para kepala daerah yang dilantik melakukan proses kirab dengan berjalan beriringan dari Monumen Nasional (Monas) ke dalam Istana.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya