Berita

Suasana arus lalu lintas di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis, 20 Februari 2025/RMOL

Nusantara

Lalin Depan Istana Padat Merayap Usai Pelantikan Kepala Daerah

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arus lalu lintas depan Istana Merdeka, di Jalan Medan Merdeka Utara,  Kamis, 20 Februari 2025 terpantau padat merayap usai pelantikan kepala daerah.

Para tamu undangan baru saja membubarkan diri dan hendak meninggalkan istana. 

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di sekitar lokasi, pengemudi roda dua dan empat nampak terhalau lajur keluar kendaraan yang ditumpangi para kepala daerah, keluarga, dan atau koleganya. 


Tampak Polisi Satuan Lalu Lintas (Polantas) Polri mengatur laju keluar masuk kendaraan kepala daerah yang diparkir di kawasan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. 

Di samping itu, terdapat kepala daerah bersama keluarga dan/atau koleganya yang menyebrang dari arah Istana Merdeka menuju Monas, sehingga laju kendaraan di Jalan Medan Merdeka Utara agak tersendat. 

Kegiatan yang mengakibatkan kepadatan lalu lintas usia gelarannya itu, diketahui karena melibatkan 961 kepala daerah terpilih harus hadir di Istana Merdeka, untuk dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Pelantikan ini merupakan gelombang pertama, karena akan ada gelombang kedua setelah proses sengketa atau Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP Kada) selesai di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Proses pelantikan kepala daerah oleh seorang presiden biasanya hanya dilakukan untuk kepala daerah tingkat provinsi atau gubernur dan wakil gubernur terpilih. Sementara, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota, dilantik oleh gubernur.

Oleh karenanya, pelantikan 961 kepala daerah yang dilaksanakan Presiden Prabowo secara serentak, baik untuk gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota terpilih 2024 adalah sejarah baru.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya