Berita

Ruang Pintar PNM yang berlokasi di RBI Kampung Jimpitan KB2, Tangerang/Ist

Nusantara

Lewat Ruang Pintar, PNM Sediakan Fasilitas Belajar untuk Anak

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggandeng Ruang Bersama Indonesia (RBI) menghadirkan Ruang Pintar PNM sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar, termasuk anak berkebutuhan khusus. 

Program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045 dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meresmikan Ruang Pintar PNM yang berlokasi di RBI Kampung Jimpitan KB2, Tangerang, pada Rabu 19 Februari 2025.


“Kami menyadari tangan kami tidak cukup panjang untuk merangkul ibu-ibu di seluruh Indonesia, tangan kami tidak cukup kuat memeluk anak-anak Indonesia, tetapi bersama PNM, insya Allah, kita bisa merangkul dan memeluk perempuan serta anak-anak Indonesia untuk lebih berdaya serta melindungi mereka,” kata Arifah dalam keterangannya, Kamis 20 Februari 2025.

Ruang Pintar PNM mengadopsi Kurikulum Belajar Seasik Bermain, yang memungkinkan anak-anak belajar dalam suasana interaktif dan menyenangkan. 

Metode ini bertujuan menumbuhkan minat belajar sejak dini dan membangun pondasi pengetahuan yang kokoh guna menciptakan generasi unggul.

Menteri PPPA berharap RBI menjadi kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat untuk membawa masyarakat Indonesia mandiri, sejahtera, dan sehat.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan komitmen kolaborasi antara PNM bersama KPPPA saat ini menciptakan 132 Ruang Pintar PNM.

"Ruang Pintar PNM ini selain untuk tempat belajar dapat digunakan juga untuk aktivitas non pendidikan seperti kebudayaan termasuk pelatihan nasabah PNM sehingga Ruang Pintar PNM ini bermanfaat secara optimal,” ujar Arief.

Ia menegaskan PNM berkomitmen terus memperluas jangkauan Ruang Pintar PNM agar semakin banyak anak Indonesia mendapatkan manfaat fasilitas tersebut.

"Diharapkan, program ini menjadi salah satu pilar utama menciptakan generasi cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkas Arief.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya