Berita

Gubernur Lemhanas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily/Dok Pribadi

Politik

Tren #KaburAjaDulu, Gubernur Lemhanas Ingatkan Pentingnya Nilai Kebangsaan

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 05:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Lemhanas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menilai tagar #kaburajadulu yang tengah viral di media sosial mencerminkan sikap menyerah yang bertentangan dengan semangat kebangsaan.

Ia menegaskan pentingnya Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) sebagai upaya memperkokoh pondasi negara agar Indonesia menjadi bangsa yang kuat dan mampu mencapai visi Indonesia Emas 2045.

“Hari ini, kita mendengar hastag #kaburajadulu yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Menurut kami, hastag itu mengandung makna kita tidak sanggup, pasrah. Kenapa dengan bangsa kita sehingga harus kabur? Seharusnya, apapun yang terjadi dengan bangsa kita, kita harus pertahankan," ujar Ace melalui keterangan tertulis, dikutip RMOLJabar, Rabu, 19 Februari 2029.


Ace menegaskan, empat konsensus kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika—harus terus diperkuat agar bangsa tetap solid di tengah berbagai tantangan global. Ia mengingatkan bahwa tanpa pondasi yang kuat, Indonesia sulit mencapai cita-cita besar yang telah dicanangkan.

Ace menyoroti, situasi geopolitik dunia yang tidak stabil dapat berdampak pada berbagai sektor di Indonesia, mulai dari ekonomi, politik, sosial, hingga pertahanan dan keamanan. Ia menyinggung beberapa peristiwa global yang mempengaruhi eskalasi ketegangan dunia, seperti perang Rusia-Ukraina serta kebijakan mantan Presiden AS Donald Trump yang berpotensi memperburuk kondisi geopolitik internasional.

Menurutnya, pernyataan Trump mengenai Greenland, Kanada, dan Terusan Panama dapat memperburuk ketegangan global. Bahkan, rencananya untuk memindahkan rakyat Gaza serta tekanan terhadap negara-negara sekitar Palestina dapat mengganggu rantai pasok dunia.

“Apa yang diproyeksikan akan terjadi perang dagang, berpotensi menimbulkan persaingan antar negara yang bisa mengganggu masing-masing kedaulatan negara,” ucapnya.

Di tengah tantangan tersebut, Ace menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki kemandirian energi, pangan, dan air sebagai kebutuhan dasar. Ia menilai bahwa Presiden Prabowo melalui Asta Cita telah menegaskan pentingnya membangun ketahanan nasional di sektor-sektor tersebut.

“Karena itu, saya ingin kita semua memantapkan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila kita. Indonesia sebagai sebuah negara dianugerahkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, segalanya, kekayaan alam yang luar biasa. Indonesia akan menjadi pusat pertempuran kepentingan bangsa-bangsa lain,” tuturnya.

Ia juga membahas kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang bertujuan untuk mengalokasikan dana bagi kepentingan nasional yang lebih besar. Salah satu implementasinya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembentukan Badan Pengelola Investasi Danantara yang bertugas mendorong investasi strategis bagi hajat hidup rakyat.

Ace mengapresiasi inisiatif dunia usaha yang berkolaborasi dengan Lemhanas dalam menyelenggarakan PPNK sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan demokrasi.

PPNK Angkatan ke-217 diikuti oleh 32 peserta yang akan mendapatkan materi tentang Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Kewaspadaan Nasional, dan Kepemimpinan Nasional, termasuk pemahaman mendalam mengenai empat konsensus dasar bangsa dan literasi digital guna memperkuat keamanan siber.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya