Berita

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom), Asrori S Karni/Net

Nusantara

MUI Fokus Pantau Siaran Ramadan 2025 hingga ke Medsos

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan pemantauan siaran di bulan Ramadan 1446 Hijriyah/2025 Masehi, bukan hanya terhadap televisi tapi juga media sosial (medsos). 

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom), Asrori S Karni, di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Februari 2025.

Dia menyatakan, alasan MUI memperluas cakupan pemantauan siaran hingga ke medsos karena punya cakupan siaran yang begitu luas. 


Selain itu, Asrori memandang medsos punya pengaruh yang semakin kuat dalam amplifikasi narasi keagamaan, termasuk siaran Ramadan. 

"Kita akan perluas kolaborasi pemantauan ini," ujar Asrori. 

Dia menyebutkan, langkah kolaborasi akan dilakukan MUI bukan hanya dengan kantor perwakilan di seluruh daerah Indonesia, tetapi juga dengan kelompok akademik. 

Pasalnya, Asrori mengatakan kalau MUI memiliki program strategis untuk melakukan pemantauan siaran dengan unsur akademik. 

"Dengan MUI provinsi dan beberapa perguruan tinggi UIN (Universitas Islam Negeri), sebagai tindak lanjut Infokom Go to Campus beberapa waktu lalu," urai Asrori. 

"Jadi civitas perguruan tinggi kita libatkan yang objeknya diperluas tadi dari sisi pemantau," sambungnya. 

Lebih lanjut, Asrori memastikan pemantauan yang akan dilakukan pada siaran Ramadan bisa patuh terhadap regulator, yaitu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). 

Selain itu, siaran Ramadan juga harus patuh terhadap beberapa fatwa yang dikeluarkan MUI. 

Fatwa tersebut, antara lain bermuamalah di media sosial, antipornografi, narasi publik sehat yang antikebencian, dan fitnah. Hal itu sudah dirumuskan MUI ke dalam standar pantauan.

"Nanti kriteria media sosial dan bagaimana mekanisme pemantauannya sedang dimatangkan oleh Pokja Media Watch Komisi Infokom. Itu dari sisi objek yang dipantau," demikian Asrori menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya