Berita

Tim Polda Aceh menyelamatkan dan memulangkan warga Aceh Timur, korban penculikan dari Thailand/Dok Polda Aceh

Presisi

Polisi Selamatkan Warga Aceh Timur yang Diculik di Thailand

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ditreskrimum Polda Aceh bekerja sama dengan Atase Polri dan KBRI Bangkok, berhasil membantu Royal Thai Police dan Interpol dalam mengungkap kasus penculikan seorang warga Aceh Timur, Bustami, yang terjadi di Thailand.

"Saat ini, korban sudah berhasil dipulangkan," ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, dalam keterangan persnya yang dikutip RMOLAceh, Selasa, 18 Februari 2025.

Menurut Joko, kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh Panit Subdit 1 Ditreskrimum Polda Aceh, Ipda Angga Nurdiansyah, pada 28 Desember 2024. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Bustami diduga menjadi korban penculikan dan penyekapan oleh warga negara Thailand.


"Berdasarkan penyelidikan, Bustami diyakini pergi ke Thailand atas bujukan dua WNI, yakni MN alias AM dan DH. Mereka menjanjikan korban akan mendapatkan uang untuk usaha," jelas Joko.

Setibanya di Bandara Don Muang pada 22 Desember 2024, Bustami dijemput oleh seseorang yang tidak dikenal dan dibawa ke Chiangmai. Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 25 Desember 2024, kakak korban, Husaini, menerima video yang menunjukkan bahwa Bustami disekap akibat utang Husaini kepada DH. Pihak keluarga kemudian melakukan negosiasi dan diharuskan membayar uang Rp700 juta sebagai syarat pembebasan.

Pada 27 Januari 2025, Kepolisian Thailand melakukan operasi penyelamatan di Chiangmai. Namun, sebelum operasi berhasil, Bustami lebih dulu melarikan diri. Ia akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Stasiun Kereta Api Bangkok pada 29 Januari 2025.

Joko menambahkan, hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan utang kakak korban yang memiliki hubungan dengan sindikat narkoba lintas negara. Setelah koordinasi intensif dengan Divhubinter, Atase Polisi di KBRI Bangkok, serta Kepolisian Thailand, Polda Aceh akhirnya berhasil menyelamatkan serta memulangkan Bustami ke Indonesia.

"Upaya yang akan dilakukan selanjutnya adalah menangkap para pelaku penculikan, karena mereka diduga merupakan bagian dari sindikat narkoba lintas negara," pungkas Joko.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya