Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/RMOL

Politik

Saraswati Dukung Tagar Kabur Aja Dulu, tapi Jangan Lupa Pulang

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 12:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tagar Kabur Aja Dulu ramai dibicarakan masyarakat di media sosial (medsos) dalam beberapa hari ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengaku mendukung tagar Kabur Aja Dulu, namun di sisi lain ia menyayangkannya.

"Sangat disayangkan ada pihak-pihak masyarakat yang mendorong untuk anak-anak muda Indonesia maupun juga masyarakat Indonesia untuk bisa keluar negeri dengan hastag Kabur Aja Dulu,” kata Saraswati di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa 18 Februari 2025.


Meski begitu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini menyampaikan dukungannya terhadap tagar tersebut, lantaran baik untuk masa depan anak Indonesia bisa menimba ilmu di luar negeri.

"Kita banyak yang mendukung kalau misalkan ada banyak anak muda yang mau mencari kesempatan untuk mengembangkan talenta, mencari ilmu, mendapatkan juga pendapatan di luar negeri, enggak masalah kalau misalkan itu kan sama aja kita punya budaya merantau,” kata Saraswati.

Tetapi, Saraswati meminta seluruh anak Indonesia yang mengejar ilmu keluar negeri, agar kembali pulang untuk bisa mengembangkan bangsa Indonesia agar lebih baik.

"Ilmu yang mereka dapatkan bisa digunakan untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Saraswati.

Menurutnya, DPR tidak ingin menghambat anak muda Indonesia untuk bisa berkarya dan belajar di luar negeri asal tidak sampai melupakan negaranya.

"Kita tidak menolak atau bahkan kita tidak menghambat untuk anak-anak muda bisa keluar negeri, saya pun juga belajar di luar negeri waktu itu,” kata Saraswati.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya