Berita

Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi/RMOL

Politik

Ramai #KaburAjaDulu, Begini Respons Istana

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tagar KaburAjaDulu, sebuah kampanye yang mengajak warga negara Indonesia (WNI) bekerja ke luar negeri ramai di media sosial.

#KaburAjaDulu merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi perekonomian negara, sehingga pergi ke luar negeri menjadi salah satu opsi yang diambil. 

Merespons itu tersebut, Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menilai positif semangat WNI untuk pergi ke luar negeri. 


Namun menurutnya, WNI perlu memiliki skill yang cukup sehingga bisa bekerja dengan layak di sana. 

"Kalau mau merantau itu bagus lho. Kalau mau merantau. Tapi kalau mau merantau ke luar negeri ingat, harus punya skill. Karena kalau ga punya skil nanti ga bisa punya pekerjaan baik di luar negeri," ujarnya kepada awak media  usai menghadiri rapat terbatas dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 17 Februari 2025.

Dia juga mengingatkan agar WNI mengikuti prosedur resmi sehingga keselamatannya saat berada di luar negeri dapat terjamin. 

"Yang kedua harus taat prosedur. Supaya gak jadi pendatang haram. Kalau orang mau merantau gak boleh dilarang," tambahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya