Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI)/RMOL

Bisnis

LABA Raup Rp171,6 Miliar lewat Kerja Sama Penyediaan 4.000 Unit Bateri Listrik

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Green Power Group Tbk (LABA) menandatangani kerja sama dengan PT Safast Electric Vehicles untuk memasok 4.000 unit baterai listrik dengan total nilai Rp171,6 miliar.

Kerja sama ini sekaligus mengukuhkan posisi Perseroan dalam ranah industry energi terbarukan. 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin 17 Februari 2025, disebutkan bahwa penandatanganan kerja sama dilakukan pada 14 Februari. 


Dalam perjanjian tersebut, LABA akan menyediakan 3.000 unit baterai berkapasitas 23,96 KWH dan 1.000 unit baterai berkapasitas 38,7 KWH, dengan total kapasitas sebesar 110 MWH.

"Harga satuan baterai ditetapkan sebesar Rp1.560.000 per KWH, dengan total nilai pasokan sebesar Rp171,6 miliar," ujar Corporate Secretary Green Power Ferry Cahyo dalam keterangannya.

LABA tengah membidik pendapatan sebesar Rp621 miliar untuk tahun ini. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan rata-rata pendapatan tahunan Rp10-Rp15 miliar.  Optimisme ini didasarkan pada reposisi korporasi sebagai perusahaan induk yang menaungi portofolio bisnis berbasis EBT.

Proyeksi kenaikan laba tersebut setelah Green Power mengarahkan bisnis ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT) pasca akuisisi oleh PT Nev Stored Energy serta PT Longpin Investasi Indonesia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya