Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama peserta The 6th International Maritime Security Symposium (IMSS)-2025 di Nusa Dua, Bali, 17 Februari 2025/RMOL

Pertahanan

Buka IMSS 2025, Menhan Dorong Penguatan Kerja Sama Maritim Kawasan

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 10:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka mempererat hubungan kerja sama angkatan laut dengan negara lain, TNI AL menggelar acara The 6th International Maritime Security Symposium (IMSS)-2025 di Nusa Dua, Bali, 17 Februari 2025.

Acara ini dibuka Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin didampingi KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan dihadiri lebih dari perwakilan angkatan laut 30 negara sahabat.

Menhan Sjafrie dalam sambutannya menyatakan bahwa event ini sangat penting untuk  membangun kerja sama maritim kawasan.


"Forum ini merupakan arsitektur kerja sama maritim di kawasan terutama dalam operasi militer selain perang baik people to people dan government to government," kata Menhan.

Lanjut dia, komunikasi antar angkatan laut di kawasan sangat penting dalam rangka membangun diplomasi maritim.

"Capacity building ini penting komunikasi maritim ke depan yang saling menghargai satu sama lain," jelasnya.

Masih kata Menhan, acara yang dibalut dengan diskusi maritim ini ditujukan dalam mencari solusi untuk mencapai kesejahteraan bersama.

"Kesuksesan simposium ini terwujud dalam kesejahteraan kawasan," pungkasnya.

Para pembicara dalam simposium yang bertajuk "Addressing maritime security challenges through cooperation and technology"  ini di antaranya Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno; Wakasal Erwin S Aldedarma; Commander of the United States Pacific Fleet, Admiral Stephen Thomas Koehler; dan Chef of the Royal Australian Navy, Vice Admiral Mark David Hammond.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya