Berita

Sejumlah ketua umum partai politik menghadiri puncak ulang tahun Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor/Ist

Politik

Tak Ada Gelagat Parpol Mau Pergi dari Prabowo

Koalisi Permanen Mudah Dicapai
SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 10:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana koalisi permanen yang digaungkan Prabowo Subianto dinilai bukan sekadar upaya membangun soliditas jangka pendek, tetapi juga strategi untuk menjaga stabilitas politik hingga Pemilu 2029.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, skenario ini cukup rasional mengingat hingga saat ini tidak ada tanda-tanda partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) berniat mengambil langkah bersebrangan dengan Prabowo.

"Kalau yang dimaksud dengan koalisi permanen adalah dukungan hingga 2029, itu rasanya akan mudah dicapai. Sejauh ini, tidak ada satu pun partai yang menunjukkan gelagat ingin pisah jalan dengan Prabowo," ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Senin 17 Februari 2025.


Prabowo yang kembali dipercaya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra itu memahami bahwa menjelang pemilu, partai-partai dalam koalisi kerap bermanuver untuk mencari perhatian rakyat. 

Manuver semacam ini sudah menjadi pola dalam politik Indonesia, di mana partai koalisi sering kali berubah sikap menjelang pesta demokrasi demi memperkuat posisi mereka di mata publik.

"Tidak jarang parpol selalu menjadi duri dalam daging atau istilah lainnya sering disebut sebagai oposisi dari dalam," ujar Adi.

Dengan mengupayakan koalisi permanen, Prabowo tampaknya ingin memastikan bahwa partai-partai pendukungnya tetap solid dan tidak terjebak dalam dinamika politik yang berpotensi menghambat jalannya pemerintahan.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya