Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Asia Cerah, Indeks Hang Seng Menguat Seiring Lonjakan Saham Tencent

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia Pasifik dibuka sebagian besar menguat seiring dengan penantian investor terkait data ekonomi Jepang pada kuartal keempat. 

Dikutip dari CNBC, Nikkei 225 Jepang diperdagangkan di sekitar garis datar pada pembukaan Senin 17 Februari 2025.

Topix menguat 0,15 persen. Kospi Korea Selatan dan Kosdaq masing-masing juga naik 0,18 persen dan 0,35 persen.


Ekspansi ekonomi Jepang pada kuartal keempat melampaui ekspektasi analis untuk pertumbuhan kuartal-ke-kuartal dan tahunan. Secara tahunan, PDB Jepang tumbuh 2,8 persen, melampaui estimasi Reuters sebesar 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,64 persen.

Bank Sentral Australia telah memulai pertemuan dua harinya yang dapat menghasilkan penurunan suku bunga . 

Indeks Hang Seng dibuka menguat seiring melonjaknya Tencent. Hang Seng menguat 134 poin atau 0,59 persen pada pembukaan Senin, mencapai 22.755 poin. 

Sementara indeks China Enterprises naik 44 poin atau 0,53 persen menjadi 8.376 dan indeks Hang Seng Tech melonjak 72 poin atau 1,31 persen menjadi 5.599. 

Saham teknologi berkinerja lebih baik, didorong oleh lonjakan saham Tencent sebesar 6,5 persen menyusul laporan bahwa WeChat sedang menguji integrasi dengan model DeepSeek. 

Pemain teknologi lainnya juga menguat. Meituan naik 2,5 persen, Kuaishou melonjak 4,9 persen, sementara Alibaba, Xiaomi, dan JD.com masing-masing mengalami kenaikan tipis.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya