Berita

Tentara Israel dan PM Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Israel Lipat Gandakan Pasukan di Sepanjang Perbatasan Yordania

MINGGU, 16 FEBRUARI 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel melipat gandakan pasukannya di sepanjang perbatasan Yordania untuk mencegah upaya penyelundupan senjata dan aksi teror.

Mengutip laporan Channel 12 pada Minggu, 16 Februari 2025, tentara Israel telah menempatkan lebih banyak pasukan, membangun sistem pertahanan baru, termasuk pos penjagaan dan pengamatan di perbatasan Timur Yordania.

"Jumlah pasukan meningkat dari lima kompi, sebelum 7 Oktober 2023, menjadi sepuluh kompi yang dikerahkan di wilayah perbatasan," ungkap laporan tersebut.


Pada saat yang sama, Israel juga memperbaiki teknologi pada pagar perbatasan, termasuk memasang radar dan kamera canggih untuk mencakup semua titik pengamatan hingga garis air di Sungai Yordan.

Ketertarikan Israel untuk memantau perbatasan Yordania meningkat sejak perang Gaza dimulai 7 Oktober 2023 dan kekhawatiran setelah seorang pengemudi Yordania melakukan operasi di Perlintasan Perbatasan Karameh.

"Bala bantuan dan pergerakan oleh pendudukan ini terutama berasal dari peningkatan signifikan dalam upaya menggagalkan operasi yang mungkin direncanakan terhadap target Israel," ungkapnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Israel mengklaim telah menyita sejumlah besar senjata, termasuk upaya penyelundupan 96 senjata dua bulan lalu, serta pengiriman lain yang berisi 36 senjata dua minggu lalu.

Israel menuduh Iran sebagai pihak utama di balik operasi penyelundupan dan bertujuan untuk mengangkut peralatan tempur ke Tepi Barat yang diduduki.

Tahun 2024 terjadi beberapa operasi di wilayah perbatasan Yordania, terutama pembunuhan tiga petugas keamanan Israel oleh seorang pengemudi truk Yordania di Perlintasan Perbatasan Karameh dekat Yerikho September lalu.

Pada Oktober 2024, dua tentara Israel terluka dalam penembakan di selatan Laut Mati yang dilakukan oleh orang-orang bersenjata dari Yordania, dua di antaranya dibunuh oleh tentara pendudukan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan selama tur perbatasan dengan Yordania September lalu bahwa Israel akan berupaya membangun penghalang yang lebih kuat di perbatasan untuk memastikan keamanannya dan mencegah penyelundupan senjata.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya