Berita

Kendaraan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon dibakar saat ada aksi memblokir jalan menuju bandara Beirut/AFP

Dunia

Mobil Penjaga Perdamaian PBB Dibakar di Beirut

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 18:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah kendaraan milik pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dibakar dalam aksi protes di sekitar Bandara Beirut pada Jumat 14 Februari 2025 waktu setempat. 

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan antara Hizbullah dan pemerintah Lebanon setelah dua pesawat Iran dilarang mendarat di ibu kota.

Seperti dikutip dari AFP, Sabtu 15 Februari 2025, seorang komandan UNIFIL dilaporkan terluka akibat insiden tersebut. 


Kelompok pendukung Hizbullah diketahui memblokir akses ke bandara selama dua malam berturut-turut sebagai bentuk protes terhadap keputusan tersebut.

Militer Lebanon berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran kendaraan UNIFIL dan menegaskan bahwa aksi protes di sekitar bandara telah berubah menjadi demonstrasi yang diwarnai vandalisme serta bentrokan.

"Beberapa daerah, khususnya di sekitar bandara, menjadi lokasi demonstrasi yang disertai aksi vandalisme dan bentrokan. Termasuk serangan terhadap anggota angkatan bersenjata dan kendaraan PBB,” demikian pernyataan militer Lebanon. 

UNIFIL mengecam serangan ini dan menuntut investigasi menyeluruh dari otoritas Lebanon untuk mengadili para pelaku.

"Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang," tegas UNIFIL dalam pernyataannya.

Ketegangan di Lebanon terjadi di tengah implementasi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Otoritas penerbangan Lebanon sebelumnya menunda sementara beberapa penerbangan dari Iran hingga 18 Februari dengan alasan keamanan.

Israel juga telah berulang kali menuduh Hizbullah menggunakan bandara Beirut untuk mentransfer senjata dari Iran, klaim yang telah berulang kali dibantah pejabat Hizbullah dan Lebanon.

Batas waktu tersebut bertepatan dengan tenggat penerapan penuh gencatan senjata yang dimulai sejak 27 November. 

Berdasarkan kesepakatan tersebut, militer Lebanon akan mengambil alih wilayah selatan bersama UNIFIL, sementara pasukan Israel mundur secara bertahap dalam periode 60 hari yang diperpanjang hingga 18 Februari.

Israel menyatakan siap menyerahkan wilayah yang sebelumnya mereka duduki kepada militer Lebanon sesuai jadwal dalam perjanjian yang dimediasi Amerika Serikat dan Prancis. 

Sementara itu, Hizbullah juga diperkirakan akan menarik pasukannya dari perbatasan selatan selama periode yang sama.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya