Berita

Partai Nasdem meluncurkan program Remaja Bernegara Model Parlemen, Sabtu, 15 Februari 2025/Ist

Politik

Nasdem Launching Remaja Bernegara untuk Wajah Indonesia Baru

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 13:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Nasdem meluncurkan program Remaja Bernegara Model Parlemen. Program ini bertujuan mengenalkan dunia politik kepada generasi muda dengan cara yang edukatif dan inspiratif.

Wakil Ketua Umum Nasdem, Saan Mustopa mengatakan, program tersebut sebagai langkah penting dalam menyiapkan wajah Indonesia 20 tahun ke depan.

"Ini wajah 20 tahun Indonesia yang akan datang, jadi kita siapkan dari sekarang," ujar Saan saat membuka peluncuran program tersebut di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu, 15 Februari 2025.


Dengan mengenalkan politik lebih dini, Nasdem berharap generasi muda tidak hanya memahami politik di permukaan yang kerap digambarkan sebagai sesuatu yang kotor dan penuh intrik.

Program Remaja Bernegara ini pun akan mengenalkan politik secara lebih utuh. Bukan sekadar hiruk-pikuk perebutan kekuasaan, tetapi juga bagaimana politik memiliki dampak besar terhadap kehidupan sehari-hari, mulai dari pendidikan, kesehatan, pangan, hingga lapangan kerja.

"Kita ingin memberikan kesadaran kepada anak-anak muda agar tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga mulai peka terhadap kehidupan sehari-hari," katanya.

Melalui program tersebut pula, partai pimpinan Surya Paloh ini berharap dapat melahirkan generasi baru yang memiliki kepedulian dan wawasan politik sejak dini.

"Jadi sekali lagi kita berharap bahwa program ini benar-benar melahirkan generasi muda untuk sepuluh dua puluh tahun yang akan datang dan menjadi harapan sesuai cita-cita Nasdem," tutup Saan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya