Berita

Megawati Soekarnoputri bersama keluarganya di Madinah/Ist

Politik

Megawati Nikmati Perjalanan Spiritual Makkah dan Madinah

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 09:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri merasa bahagia selama melakukan perjalanan spiritual di Mekkah dan Madinah. 

Megawati menyebut keinginannya untuk menunaikan ibadah umroh dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW sudah ada sejak lama dan baru bisa dilaksanakan Februari 2025.

"Iya dong (merasakan kebahagiaan). Setelah Bapak (Taufiq Kiemas) enggak ada, Bapak ini kalau nggak salah mau ke-13 tahun gitu, tertunda," kata Megawati kepada wartawan di sela-sela ibadah umroh, di Madinah, Sabtu 15 Februari 2025.


Megawati mengajak dua anaknya, yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani dan Mohamad Rizki Pratama ikut menemani perjalanan spiritual ini. Megawati juga mengajak cucunya, Diah Pikatan Orrisa atau Pinka. Megawati bersyukur keluarganya bisa menemani perjalanannya.

"Saya nanya Mbak Puan mau, Mas Tatam mau, lalu Mbak Pinka, tapi (Pinka) bilang kasih izin ini loh dari DPR, ketua umum kasih izin," ujarnya.

Sebelum ke Mekkah dan Madinah, Megawati menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights di Vatikan dan juga berkegiatan di Roma, Italia. 

Setelah dari Madinah, Megawati akan bertolak ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Megawati menyebut kunjungan ini sebagai salah satu yang terpanjang yang dialaminya.

"Bayangkan, kan 17 hari. Ini menurut saya dari seluruh pengalaman hidup saya ke luar negeri itu mungkin salah satu yang terpanjang," ujar Megawati.

Selama perjalanan di tiga negara tersebut, Megawati juga didampingi Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Dubes RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi dan Connie R.Bakrie.

Di Abu Dhabi nanti, Megawati dijadwalkan memenuhi undangan Sheikha Fatima binti Mubarak Al Ketbi, Ibu Suri Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan dan juga bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab Pangeran Mohammed Bin Zayed.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya