Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi Singapura Tumbuh 4,4 Persen pada 2024, Tercepat dalam Tiga Tahun

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Singapura tercatat tumbuh 4,4 persen di sepanjang tahun 2024. Angka ini melampaui ekspektasi pasar sebesar 4 persen.

Seperti dikutip dari Bloomberg pada Jumat 14 Februari 2025, pertumbuhan ini juga menjadi laju pertumbuhan tahunan tercepat sejak 2021.

Pada kuartal IV-2024 ekonomi Singapura tercatat tumbuh lima persen, lebih tinggi dari perkiraan awal pemerintah yang sebesar 4,3 persen.


Meskipun mencatatkan kinerja impresif pada 2024, Singapura memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada di kisaran 1-3 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Pemerintah menilai ekspansi masih akan berlanjut, meskipun dalam laju yang lebih moderat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sektor manufaktur dan jasa terkait perdagangan di Singapura diperkirakan akan terus berkembang pada 2025, meskipun laju pertumbuhannya kemungkinan akan melambat dari level 2024,” kata Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura dalam pernyataannya.

Bloomberg Economics menyoroti bahwa momentum pertumbuhan yang kuat pada 2024 dapat menjadi modal bagi Singapura untuk menghadapi tekanan pada tahun ini.

 sebagai salah satu negara dengan keterbukaan ekonomi tertinggi di kawasan, Singapura dinilai rentan terhadap kebijakan proteksionisme global yang meningkat.

"Penilaian kami saat ini, mungkin baru ada dampak negatif kecil terhadap ekonomi Singapura dari serangkaian tindakan tarif baru-baru ini," kata Kepala Ekonom Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura Yong Yik Wei.

Di sisi lain, Otoritas Moneter Singapura yang telah melonggarkan kebijakan moneternya pada bulan lalu diperkirakan akan kembali melakukan pelonggaran guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan eksternal yang semakin kompleks.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya