Berita

Ray Dalio di World Government Summit 2025 pada Kamis, 13 Februari 2025/Net

Dunia

Miliarder AS Ray Dalio Sebut Kepemimpinan Prabowo Bisa Selevel Deng Xiaoping dan Modi

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 12:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ambisi Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuat perubahan di Indonesia mendapat apresiasi dari legenda investasi Amerika Serikat yang merupakan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio. 

Di forum International World Government Summit 2025 yang digelar di Dubai, Kamis, 13 Februari 2025, Dalio mengungkap kedekatannya dengan Prabowo.

“Kami kenal baik," ujarnya. 


Dalio mengaku selama lima dekade terakhir ia mencoba memahami cara negara dalam mencapai kesuksesan luar biasa. Ia menemukan bahwa faktor pemimpin sangat menemukan. 

"Dan saya telah menyaksikan, negara-negara dengan potensi besar yang dipadukan dengan kepemimpinan yang luar biasa (dapat) menghasilkan perubahan luar biasa,” kata dia.

Menurutnya, Indonesia yang memiliki potensi besar, di mana sosok Prabowo diyakini dapat membawa perubahan signifikan bagi Indonesia, seperti keberhasilan yang diraih oleh pemimpin terdahulu dari Tiongkok Den Xiaoping atau Perdana Menteri India Narendra Modi.

“Saya telah mempelajari bahwa Presiden Prabowo adalah salah satu pemimpin seperti itu, karena kami telah membahas tentang potensi dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, serta bagaimana dia akan menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dalio turut menunjukkan data yang mengungkap bahwa Indonesia memiliki tingkat utang yang sangat rendah dan ia menyebut hal tersebut sebagai sebuah kelebihan.

Lebih lanjut, Indonesia juga disebut memiliki tingkat produktivitas yang sangat tinggi. 

“Dalam kurva pertumbuhan, ketika Anda memiliki pendapatan per kapita yang rendah dan sebagainya, Anda memiliki keuangan untuk membangun infrastruktur untuk melakukan transformasi besar, dan Anda memiliki uang tersebut maka Anda dapat melakukan transformasi yang sangat produktif,” paparnya.

Dalam forum itu Prabowo menyorot beberapa hal. Salah satunya ia menegaskan bahwa menjaga biaya hidup rakyat tetap stabil pasca pandemi COVID-19 yang melanda dunia adalah prioritas utama pemerintahannya.

Untuk itu, Prabowo bertekad untuk tetap menjaga biaya hidup tetap stabil dan terkendali agar masyarakat Indonesia tetap bisa menjalankan kehidupan dengan layak.

“Menjaga agar biaya hidup tetap terkendali tetap menjadi prioritas utama, karena hanya dengan memastikan bahwa setiap warga negara menikmati kualitas hidup yang layak, kita dapat mendapatkan dukungan rakyat yang lebih luas untuk visi besar kita,” lanjutnya

Lebih lanjut, pada forum itu Prabowo turut menyampaikan rasa syukurnya bahwa di 100 hari kerja, pemerintahannya mendapatkan presentase kepercayaan publik hingga 81 persen.

“Saya sangat bersyukur bahwa masyarakat Indonesia telah menerima upaya kami. Dengan tingkat persetujuan sebesar 81 persen terhadap pemerintahan saya dalam 100 hari pertama. Sebuah angka yang jauh melampaui persentase pemilih yang memilih saya pada pemilu lalu," kata Prabowo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya