Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emas Berkilau setelah Trump Umumkan Rencana Tarif Timbal Balik

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia menguat di tengah kekhawatiran perang dagang. 

Penguatan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif timbal balik pada negara-negara yang mengenakan pajak atas impor Amerika, yang meningkatkan kekhawatiran perdagangan global.

Analis mengatakan investor di seluruh dunia khawatir tentang apa yang akan dilakukan kebijakan Trump terhadap ekonomi secara keseluruhan. Ketidakpastian politik dan konsekuensi ekonomi global mendongkrak daya tarik emas sebagai  safe haven


Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,4 persen menjadi 2.915,76 Dolar AS per ons pada perdagangan Kamis 13 Februari 2025 atau Jumat pagi WIB. 

Harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,6 persen lebih tinggi menjadi 2.945,40 Dolar AS per ons.

Indeks harga produsen (PPI) Amerika melesat sepanjang Januari, memberikan bukti lebih lanjut tentang meningkatnya inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar keuangan bahwa Federal Reserve akan menunda pemotongan suku bunga hingga paruh kedua tahun ini.

Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,5 persen, membuat emas yang dihargakan dalam greenback lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Perak spot turun 0,2 persen menjadi 32,15 Dolar AS per ons. Platinum berkurang 0,1 persen menjadi 991,25 Dolar AS dan paladium melonjak 1,6 persen menjadi 989,50 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya