Berita

Mayor Jenderal Novi Helmy Prasetya/Net

Pertahanan

KSAD: Mayjen Novi Tidak Berstatus TNI Aktif Sejak Ditunjuk jadi Dirut Bulog

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 22:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mayor Jenderal Novi Helmy Prasetya telah berhenti sebagai tentara aktif sejak ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog.

Hal itu ditegaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Februari 2025.

"Sudah sejak pengangkatan (sebagai Dirut Bulog). Enggak akan lagi dinas," ujar Maruli.


Maruli memastikan penunjukan Novi sebagai Dirut Bulog juga tidak melanggar UU 34/2004 tentang TNI, karena saat ditunjuk sebagai Dirut Bulog, sudah dicabut dari status TNI aktif.

"Kalau sudah di situ (Dirut Bulog) ya sudah selesai dia di tentara ya kan," kata dia.

Sementara itu, Maruli membantah keterlibatan TNI di jabatan sipil sebagai dwifungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Dia mengatakan jika lembaganya saat ini hanya memikirkan sejumlah program yang ditangani TNI untuk dapat berjalan.

"Enggak kepikir kita, sekarang gimana bisa berjalan,"

Novi ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menggantikan Wahyu Suparyono sebagai Dirut Perum Bulog.

Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN dengan Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya