Berita

Acara Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara IV, Komplek DPR RI, Senayan, Kamis, 13 Februari 2025/RMOL

Politik

Hilirisasi Kunci Indonesia Emas 2045

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 18:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bukan tanpa alasan Fraksi Partai Golkar DPR RI merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 dengan menggelar seminar bertajuk “Peta Jalan Hilirisasi dalam Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan untuk Indonesia Emas” di Gedung Nusantara IV, Komplek DPR RI, Senayan, Kamis, 13 Februari 2025.

Tema ini sengaja dipilih karena peran hilirisasi sangat penting untuk modal dan demi kemajuan bangsa.

Seminar kali ini dihadiri oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Sekretaris Satgas Hilirisasi Prof. Ahmad Erani Yustikal, Gurubesar IPB Prof Didin S Damanhuri, dan Direktur Eksekutif The Prakarsa Ah Maftuchah sebagai pembicara.


“Tentu tema yang kita pilih itu bukan tanpa maksud, bukan tanpa sebab. Karena hilirisasi ini adalah salah satu kunci apakah kita bisa mencapai Indonesia Emas tahun 2045 atau tidak,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, yang menjadi keynote speaker di acara ini. 

Sarmuji membeberkan, terdapat dua modal utama Indonesia bisa mencapai Indonesia Emas 2045. Pertama adalah bonus demografi yang saat ini dimiliki oleh bangsa Indonesia mulai 2030 sampai 2035.

“Bonus demografi itu mencapai puncaknya rakyat yang dalam usia produktif memiliki proporsi yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya, karena itu usaha untuk mengelola bonus demografi agar masyarakat Indonesia terutama yang produktif itu adalah manusia Indonesia yang cerdas yang memiliki kemampuan yang memiliki pengetahuan yang baik mesti kita gencarkan mulai saat ini,” tuturnya.

Kedua, lanjut Sarmuji, modal mencapai Indonesia Emas 2045 adalah dengan mengelola sumber daya alam dengan maksimal. Salah satu kuncinya adalah proses hilirisasi.

“Kita semua mafhum bahwa hilirisasi ini sudah menjadi penekanan bapak Presiden, sejak periode kemarin Presiden Joko Widodo sudah menekankan tentang hilirisasi, dan hilirisasi ini tentu saja tidak bisa dicapai dalam satu dua tahun saja. Namun demikian proses yang sudah baik ini harus mendapatkan atensi, mendapatkan percepatan, dan kita cari cara yang sebenarnya agar hilirisasi ini bisa sukses dan tercapai tujuannya demi kemakmuran rakyat Indonesia,” ujarnya. 

Sekjen Partai Golkar itu juga menyampaikan bahwa tugas anggota fraksi dan tugas fraksi secara keseluruhan bukan hanya mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat.

“Tetapi juga mencari tahu apa yang sebenarnya penting untuk rakyat, mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh rakyat, demi kesejahteraan rakyat dalam tahun-tahun ke depan,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya